
Selamat datang di modul handbook Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian UGM. Melalui Modul Handbook ini, Anda akan mengenal lebih dekat perjalanan akademik, kurikulum berbasis keilmuan mutakhir, serta berbagai peluang pengembangan kompetensi di bidang perlindungan tanaman. Program Studi Proteksi Tanaman hadir untuk mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab tantangan pertanian masa depan melalui pengelolaan hama, penyakit tumbuhan, biosekuriti, hingga teknologi perlindungan tanaman berkelanjutan 🌱🌱🎉🎊.

Salah satu mahasiswa Universitas Islam Indonesia, Faiz Fadhlirobby yang berasal dari program studi Statistika melakukan kegiatan kerja praktik di Laboratorium Nematologi, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada dengan topik bioinformatika. Kegiatan kerja praktik dilaksanakan selama satu bulan yaitu dari 27 Januari 2026 hingga 27 Februari 2026. Selama kegiatan berlangsung, Faiz Fadhlirobby dibimbing oleh Dr. Muhammad Iqbal Maulana, S.Hut., M.Sc. Kegiatan yang dilakukan antara lain analisis data yang mencakup eksplorasi data, dan pemilihan gen berekspresi pada dua strain nematoda Meloidogyne hapla pada dua tanaman yang berbeda. Kegiatan ini akan menghasilkan output yaitu laporan kerja praktik berisi hasil analisis dan metode yang dilakukan oleh mahasiswa.
Salah Satu Mahasiswa Program Fast Track Pascasarjana Fitopatologi Menjadi Penerima Beasiswa PT. BISI

Rossa Wulandari, mahasiswa program Fast Track pascasarjana fitopatologi menjadi salah satu penerima beasiswa yang diberikan oleh PT BISI International. Beasiswa yang diberikan yaitu mencapai Rp. 10.000.000 per semester yaitu pada semester 3 dan 4 pascasarjana. Penyerahan beasiswa dilaksanakan pada saat rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-79 yang berlangsung pada Jumat, 26 September 2025 di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro Faperta UGM yang mana pada saat acara tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis di bidang industri dan pendidikan salah satunya adalah PT Bisi International, yang diwakili oleh Direktur Produksi PT Bisi International, Ir. Adi Christanto. Pada kesempatan ini, PT Bisi memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa senilai Rp100 juta per semester bagi mahasiswa Program Fast Track Pascasarjana Fakultas Pertanian UGM. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian melalui akses pendidikan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam bidang nematologi, PT Syngenta menugaskan beberapa staff yaitu Agus Musthofa Ali S.P., Henty Ira Fajar S.P., Pudjo Rahardjo S.P., Irvan Insanul Muttaqin S.P., dan Dyah Ayu Wulansari S.P., M.Sc. untuk mengikuti pelatihan nematologi yang dilaksanakan selama tiga hari yaitu pada tanggal 9-11 Januari 2026 di Laboratorium Nematologi, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan pelatihan nematologi dibimbing dan didampingi langsung oleh dosen bidang nematologi Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan yaitu Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P. dan Dr. Muhammad Iqbal Maulana, S.Hut., M.Sc. serta asisten yaitu sdr Tiara Indah Wahyuni S.P., M.Sc dan Arifah Andriyanti. Materi dan kegiatan yang dilakukan meliputi konsep dasar hingga praktik lanjutan nematologi. Hari pertama difokuskan pada pemahaman dasar nematoda, meliputi pengertian, peran penting nematoda dalam ekosistem pertanian, morfologi, anatomi, klasifikasi, identifikasi, siklus hidup, reproduksi, bioekologi, serta interaksinya dengan organisme lain. Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan pengelolaan nematoda penting, khususnya OPTK A1, serta materi dan praktik berbagai metode ekstraksi dan isolasi nematoda, seperti metode Baermann Funnel, Whitehead Tray, maserasi, sentrifugasi, elutriasi, mist chamber, hingga ekstraksi sista dari tanah kering dan basah.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam bidang nematologi, PT Agri Makmur Pertiwi menugaskan salah satu staff yaitu sdr. Hasbi S. P., M. Sc untuk mengikuti pelatihan nematologi yang dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 14-15 Januari 2026 di Laboratorium Nematologi, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan pelatihan nematologi dibimbing dan didampingi langsung oleh dosen bidang nematologi Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan yaitu yaitu Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P. dan Dr. Muhammad Iqbal Maulana, S.Hut., M.Sc. serta asisten yaitu sdr Tiara Indah Wahyuni S.P., M.Sc. Materi dan kegiatan yang dilakukan meliputi konsep dasar hingga praktik lanjutan nematologi. Hari pertama difokuskan pada pemahaman dasar nematoda, meliputi pengertian, peran penting nematoda dalam ekosistem pertanian, morfologi, anatomi, klasifikasi, identifikasi, siklus hidup, reproduksi, bioekologi, serta interaksinya dengan organisme lain. Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan pengelolaan nematoda penting, khususnya OPTK A1, serta materi dan praktik berbagai metode ekstraksi dan isolasi nematoda, seperti metode Baermann Funnel, Whitehead Tray, maserasi, sentrifugasi, elutriasi, mist chamber, hingga ekstraksi sista dari tanah kering dan basah.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam bidang nematologi, PT Agri Makmur Pertiwi menugaskan dua staff yaitu sdr. Hasby, S. P, M. P. dan Agistha Melyndasari, S. Tr.P. untuk mengikuti pelatihan mikologi yang dilaksanakan di Laboratorium Klinik, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada tepatnya di Gedung A2A Lantai 3. Kegiatan pelatihan jamur diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada Senin–Selasa, 12–13 Januari 2026. Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Departemen, dilanjutkan dengan coffee break. Materi hari pertama dimulai dengan pembahasan sistem klasifikasi jamur yang disampaikan oleh Dr. Suryanti, S.P., M.P., kemudian dilanjutkan dengan pemaparan karakter morfologi jamur, khususnya Fusarium, termasuk Fusarium graminearum yang bersinonim dengan Gibberella zeae, oleh Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc. Setelah sesi istirahat, peserta mengikuti materi dan praktik deteksi jamur terbawa biji menggunakan metode blotter dan agar pada biji jagung, serta teknik isolasi jamur Fusarium dari bahan tanaman dan tanah yang dipandu oleh Dr. Suryanti, S.P., M.P. Kegiatan hari pertama ditutup dengan praktik teknik pemurnian kultur jamur dan isolasi spora tunggal yang dipandu oleh Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc.Â

Departemen Minat dan Bakat (MIKAT) Ikatan Mahasiswa Hama dan Penyakit Tumbuhan (IMHPT) kembali menghidupkan semangat berolahraga melalui program kerja unggulannya, “Mens Sana in Corpore Sano” atau yang biasa disebut dengan MENSANA. Program ini hadir sebagai wadah bagi mahasiswa Proteksi Tanaman untuk menyalurkan hobi sekaligus melepas penat di tengah kesibukan akademik.Â
Program ini dirancang bukan hanya untuk mencari keringat, tapi juga sebagai ajang bagi mahasiswa Proteksi Tanaman untuk saling mengenal mahasiswa dari progran studi lain (Mikrobiologi Pertanian). Departemen MIKAT secara rutin memfasilitasi fun games dan latihan rutin dari berbagai cabang olahraga untuk memastikan minat dan bakat mahasiswa Proteksi Tanaman terwadahi dengan baik. Pada edisi kali ini, Departemen MIKAT mencoba untuk menghadirkan MENSANA yang berbeda dari edisi sebelumnya. Edisi kali ini Departemen MIKAT IMHPT berkolaborasi dengan Departemen MIKAT dari Perhimpunan Mahasiswa Mikrobiologi Pertanian (PERMAHAMI) yang juga memiliki program kerja yang serupa yaitu MICMAN. Maka dari itu, MENSANA kali ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa dari Proteksi Tanaman saja, tapi juga dihadiri oleh mahasiswa Mikrobiologi Pertanian.Â





